Apr 14, 2011

QR Codes alias Barcode. Akankah fenomenal di Indonesia?

QR Codes atau yang lebih dikenal dengan nama Barcode di kalangan anak muda Indonesia, sebenarnya bukanlah barang baru. QR codes pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 1994 dan digunakan di pabrik-pabrik manufaktur kendaraan untuk mempermudah pelacakan parts-nya.

Eh, sebelum kita terusin lebih jauh, jangan-jangan disini ada yang masih belum tau apaan itu QR codes. Ini lho gambarnya hehe :)

QR pada nama "QR Codes" itu sendiri merupakan singkatan dari Quick Response. Sekarang QR codes sudah bermigrasi bukan hanya digunakan pada pabrik-pabrik manufaktur kendaraan, namun juga banyak digunakan pada aplikasi komersial dan aplikasi mobile phone yang dikenal dengan nama social scanning dan mobile tagging.

Di Jepang, QR Codes sudah digunakan untuk apapun. Mulai dari promosi gratisan teh botolan, hingga petunjuk nutrisi hamburgernya McDonald. Bahkan disana sudah banyak banner-banner raksasa yang berisi QR Codes (yang tentunya raksasa juga), yang jika di scan, akan me-redirect usernya ke website-website yang menawarkan promosi dan pembagian hadiah.

Di Indonesia sendiri, aplikasi QR Reader (Software yang digunakan untuk membaca QR Codes) sudah banyak diinstal oleh para pemilik smartphone di smartphone mereka masing-masing. Bayangkan, 51% lebih orang di Indonesia sudah memiliki smartphone, alangkah bagusnya prospek QR Codes ini di Indonesia apabila digunakan untuk sarana social marketing.

Apakah mungkin bahwa QR Codes ini bakalan menjadi potensi social marketing baru kedepannya? Well, let's just see about it :)

Mar 1, 2011

Playing with Google

There's a new toy on the the town: www.google.com
Wait?! Isn't Google a search engine? Haha, if you know how to play with it, Google is much more fun than watching cats playing with it's tail..

This is how i play with Google:





Still don't get it? This is how it works:
1. Type some name on it, much fun if you put a public figure on it. Example: Batman, Jhonny Depp, Spiderman, ect.

2. add " is " after the name

3. Walaa! Google with generate itself with such hilarious words!

C'mon, try it on Google right now! :D

Feb 23, 2011

Jangan tiup minuman panasmu!

Sore sore ujan gede, pas banget emang waktunya buat bikin segelas kopi hangat. Pas kopinya udah jadi, ternyata airnya masih terlalu panas. Enak nih kayaknya diseruput sedikit, tiup dulu ahhh....

STOOPP!!

Eh kenapa? Kok gak boleh ditiup kopinya? Nyokap bilang, ada hadist Nabi Muhammad yang ngelarang kita meniup didalam gelas, hal itu termasuk tiup minuman panas. 

Ah masa sih? Kenapa ga boleh ya? Karena gue orangnya penasaran, gue minta tolong mbah Google deh buat nyari tau tentang masalah ini. Dan ini yang gue dapet:

Pertama-tama, kita denger dulu hadist Nabi Muhammad SAW berikut ini:
“Bahwasanya Nabi Shallallaahu alaihi wa Salam melarang bernafas pada bejana minuman atau meniupnya”.
(HR. At Turmudzi )
Ternyata penjelasan logisnya itu dateng dari unsur kimia.  Gue dapet dari salah satu milis kimia di Indonesia, ada yang menjelaskan secara teori bahwa apabila kita hembus napas pada minuman, kita akan mengeluarkan CO2 yaitu karbon dioksida yang apabila bercampur dengan air (H20), akan menjadi H2CO3, yaitu sama dengan cuka, menyebabkan minuman itu menjadi acidic (berarti kalo kita meniup minuman panas sama dengan minum cuka). Dan perlu kita ingat juga bahwa Rasulullah SAW menyuruh kita ketika minum seteguk demi seteguk, jangan langsung satu gelas sambil bernapas di dalam gelas, hal ini juga dilarang, ternyata saya baru tahu sekarang hikmahnya, bahwa ketika kita minum langsung banyak, maka ada kemungkinan kita akan bernapas di dalam gelas, yang akan menyebabkan reaksi kimia.

Ohhh begituuu ya, jadi daripada niupin minuman panas, mending kita BBMan dulu. Betul nggak??? hehehe :)