Minal aidin wal faidzin, mohon maaf lahir dan batin.
Sep 10, 2010
Sep 9, 2010
Random story on a random Ramadhan's day
Waktu menunjukkan jam 12:55 AM, udah masuk ke hari terakhir Ramadhan nih (Walaupun MUI blom menentukan tanggal lebaran yang pasti, tapi kayaknya lebaran bener hari Jumat deh). Gak terasa 30 hari berlalu begitu aja, dan sebentar lagi kita bakal ngejalanin sahur terakhir. Blom afdol rasanya kalo selama 1 bulan ini, gw gak nulis 1 hal pun tentang Ramadhan. So here we go :)
Ramadhan.. gak tau kenapa gw cinta banget sama ini bulan. Rezeki Ramadhan itu besar banget, bahkan bagi yang nggak berpuasa sekalipun :). Di bulan inilah harus kita manfaatkan untuk beribadah dan berdoa, meminta sesering mungkin. Udah gak terhitung banyaknya berkah Ramadhan yang gw rasain, khususnya Ramadhan tahun ini. The whole month feels so sweet!
Gw mau sharing sebuah cerita yang gw alamin di Ramadhan tahun ini:
Kira-kira itu yang mau gw sharing, mungkin buat beberapa orang ini cuma "random story on a random day". Tapi buat gw, ini suatu pencerahan. Ramadhan ini terasa begituuu indah setelah gw mengerti apa yang bisa kita capai dengan menahan emosi. Make world a better place to live :)
I'm really will missing this Ramadhan.. But in the other side, i can't help waiting Idul Fitri to come! It's one more fasting day, and i got this feeling, that this last day will be awesome! Lets pray for it.
Goodbye Ramadhan, welcome Lebaran :)
Ramadhan.. gak tau kenapa gw cinta banget sama ini bulan. Rezeki Ramadhan itu besar banget, bahkan bagi yang nggak berpuasa sekalipun :). Di bulan inilah harus kita manfaatkan untuk beribadah dan berdoa, meminta sesering mungkin. Udah gak terhitung banyaknya berkah Ramadhan yang gw rasain, khususnya Ramadhan tahun ini. The whole month feels so sweet!
Gw mau sharing sebuah cerita yang gw alamin di Ramadhan tahun ini:
Suatu pagi waktu berangkat nganterin nyokap, waktu itu gak terlalu macet, cuma padat merayap. ada motor yang gak sengaja (mungkin ngantuk) telat ngerem, dan nubruk mobil yang lagi ngerem didepannya. Kejadiannya tepat didepan mobil gw, jadi gw bisa ngeliat dengan jelas. Tabrakannya cukup keras, sampai2 stang motornya rada miring, dan celakanya buat pemilik mobil, mobilnya penyok..
Sang pemilik mobil meminggirkan mobilnya, turun, lalu berjalan ke arah belakang mobilnya. Si pemilik motor dengan muka cemas dan tubuh yang agak salah tingkah, masih berusaha bangunin motornya, karena ternyata kakinya kejepit di bawah footstep motornya.
Si pemilik motor masih muda, kayaknya umurnya 20-an. Sambil menahan sakit di kakinya, dia terus menerus meminta maaf kepada pemilik mobil yang sedang menghampirinya. Si pemilik mobil akhirnya sampai dibelakang mobilnya, sadar bahwa si pemilik motor lagi kejepit, dia ngebantu mengangkat motornya dan membawanya ke pinggiran jalan.
Masih kesakitan, kata maaf terus keluar dari si pengendara motor buat si empunya mobil. Bapak2 yang punya mobil juga masih muda, tapi kayaknya masih lebih tua daripada si pengendara. Botak, setelannya perlente, mobilnya Honda City. Sambil mesem2 ngeliat penyok di bemper belakang mobilnya, dia berpaling ke pengendara motor, sesaat gw pikir kalo dia bakal marah (terlihat jelas di mukanya), mulutnya udah siap mengeluarkan amarah. Tiba-tiba dia berhenti, merem sesaat, mengambil nafas panjang.. and AMAZINGLY, dia SENYUM.
Gw masih inget gerakan bibirnya saat itu. "Ya udah gak pa-pa. Nyetirnya lebih hati-hati ya"
Si perlente menepuk punggung si pengendara motor, nanya keadaannya, si pengendara motor mengangguk. Doi terus masuk kembali ke mobilnya dan meneruskan perjalanannya.
Gw? Gw dengan mulut masih setengah ternganga, pada detik itu juga sadar kalo situasi kayak begini yang bakal gw rindukan dari Ramadhan. Menahan emosi benar-benar bisa membuat dunia lebih indah. :)
Masih ternganga, tiba-tiba gw dikagetin dengan suara klakson dari belakang. Gw gak sadar kalo daritadi gw nonton tabrakan itu terlalu lama. "Dasar orang Indonesia, tabrakan aja kok heboh", mungkin begitu pikirannya orang-orang yang ada dibelakang gw hehe.. dan akhirnya gw ngelanjutin tugas suci gw: Nganterin mama ke pasar hahaha..
Kira-kira itu yang mau gw sharing, mungkin buat beberapa orang ini cuma "random story on a random day". Tapi buat gw, ini suatu pencerahan. Ramadhan ini terasa begituuu indah setelah gw mengerti apa yang bisa kita capai dengan menahan emosi. Make world a better place to live :)
I'm really will missing this Ramadhan.. But in the other side, i can't help waiting Idul Fitri to come! It's one more fasting day, and i got this feeling, that this last day will be awesome! Lets pray for it.
Goodbye Ramadhan, welcome Lebaran :)
Aug 13, 2010
Danger of Electric Cigarettes
Electric Cigarettes atau Rokok elektrik, dulu gw juga pernah nulis artikel tentang produk ini di blog gw ini (baca: rokok elektrik). Dan sekarang karena rokok ini udah masuk Indonesia, gw putusin buat kembali mengulik sekilas tentang Rokok Elektrik :)
Rokok elektrik ini pertama kali ditemukan di China pada tahun 2003. Katanya rokok ini aman, mudah digunakan, dan merupakan solusi yang sempurna untuk para perokok yang ingin berhenti merokok, tapi ternyata setelah banyak konsumen yang menggunakan produk ini, semakin banyak kekurangan dan kecacatan yang ditemukan didalamnya. Apalagi setelah masuk ke Indonesia, kabar menyebar dengan cepat :))
Rokok elektrik yang banyak beredar saat ini mengklaim produknya sehat dan telah bersertifikat internasional. Tapi ternyata ada bahan kimia yang terkandung di dalamnya juga bisa menyebabkan kanker. (Padahal dulunya dibilang bahwa produk ini bebas faktor penyakit, tidak seperti rokok konvensional yang telah ada). Beberapa kabar burung yang beredar juga mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang meninggal akibat kanker akibat mengkonsumsi produk tersebut. Kebenaran atas kabar burung itu hingga sekarang masih belum dapat diketahui kebenarannya.
Pada rokok elektrik ini niktoin dilarutkan dengan larutan seperti propilen glikol atau gliserin, jika bahan ini dipanaskan maka akan membentuk senyawa nitrosamine yang juga bisa menyebabkan kanker.
Lucunya lagi, rokok elektrik ini sudah dilarang beredar di negara asalnya, China. Selain china, negara-negara lain yang melarang peredaran produk ini antara lain Australia, Brazil, Singapura, Thaliand dan Uruguay.. WOW, ternyata banyak juga ya negara yang udah melarang produk ini, kenapa masih diizinkan masuk ke Indonesia ya?
Beberapa penelitian mengenai produk ini menemukan adanya banyak racun yang terkandung dalam produk rokok elektronik. Salah satunya adalah penelitian Dr Andreas Flouris dari FAME Laboratory Institute of Human Performance and Rehabilitation Center for Research and Technology, Yunani, yang menemukan hasil mencengangkan sebagai berikut:
1. Propilen glikol, yang berpotensi menyebabkan keracunan.
2. N-nitrosamine khusus tembakau, yang merupakan karsinogen kuat (penyebab kanker).
3. Hidrokarbon polisiklik, racun yang bersifat non-karsinogen.
4. Dietilen glikol yang sangat beracun dengan kadar 1 persen.
Jadi pada dasarnya rokok elektrik ini SAMA BERBAHAYANYA dengan rokok konvensional yang telah ada. Keuntungan yang didapat dari produk ini hanya tidak adanya asap yang merugikan perokok pasif disekitarnya dan mengurangi sampah puntung yang selama ini sering para perokok buang tidak pada tempatnya.
Selain itu belum ada klasifikasi yang jelas tentang produk ini, apakah termasuk rokok, produk subsitusi, obat atau makanan. Sehingga sampai sekarang Kementrian Kesehatan blom dapat mengawasi peredaran produk ini.
Source: Diambil dari sini dan dari sini.
Rokok elektrik ini pertama kali ditemukan di China pada tahun 2003. Katanya rokok ini aman, mudah digunakan, dan merupakan solusi yang sempurna untuk para perokok yang ingin berhenti merokok, tapi ternyata setelah banyak konsumen yang menggunakan produk ini, semakin banyak kekurangan dan kecacatan yang ditemukan didalamnya. Apalagi setelah masuk ke Indonesia, kabar menyebar dengan cepat :))
Rokok elektrik yang banyak beredar saat ini mengklaim produknya sehat dan telah bersertifikat internasional. Tapi ternyata ada bahan kimia yang terkandung di dalamnya juga bisa menyebabkan kanker. (Padahal dulunya dibilang bahwa produk ini bebas faktor penyakit, tidak seperti rokok konvensional yang telah ada). Beberapa kabar burung yang beredar juga mengatakan bahwa sudah ada beberapa orang yang meninggal akibat kanker akibat mengkonsumsi produk tersebut. Kebenaran atas kabar burung itu hingga sekarang masih belum dapat diketahui kebenarannya.
Pada rokok elektrik ini niktoin dilarutkan dengan larutan seperti propilen glikol atau gliserin, jika bahan ini dipanaskan maka akan membentuk senyawa nitrosamine yang juga bisa menyebabkan kanker.
![]() |
| Part-part electric cigarettes |
Lucunya lagi, rokok elektrik ini sudah dilarang beredar di negara asalnya, China. Selain china, negara-negara lain yang melarang peredaran produk ini antara lain Australia, Brazil, Singapura, Thaliand dan Uruguay.. WOW, ternyata banyak juga ya negara yang udah melarang produk ini, kenapa masih diizinkan masuk ke Indonesia ya?
Beberapa penelitian mengenai produk ini menemukan adanya banyak racun yang terkandung dalam produk rokok elektronik. Salah satunya adalah penelitian Dr Andreas Flouris dari FAME Laboratory Institute of Human Performance and Rehabilitation Center for Research and Technology, Yunani, yang menemukan hasil mencengangkan sebagai berikut:
1. Propilen glikol, yang berpotensi menyebabkan keracunan.
2. N-nitrosamine khusus tembakau, yang merupakan karsinogen kuat (penyebab kanker).
3. Hidrokarbon polisiklik, racun yang bersifat non-karsinogen.
4. Dietilen glikol yang sangat beracun dengan kadar 1 persen.
Jadi pada dasarnya rokok elektrik ini SAMA BERBAHAYANYA dengan rokok konvensional yang telah ada. Keuntungan yang didapat dari produk ini hanya tidak adanya asap yang merugikan perokok pasif disekitarnya dan mengurangi sampah puntung yang selama ini sering para perokok buang tidak pada tempatnya.
Selain itu belum ada klasifikasi yang jelas tentang produk ini, apakah termasuk rokok, produk subsitusi, obat atau makanan. Sehingga sampai sekarang Kementrian Kesehatan blom dapat mengawasi peredaran produk ini.
Yaahh... kita doakan saja supaya masalah ini cepat dilirik oleh Kementrian Kesehatan, biar jelas apakah produk ini berbahaya buat kita apa nggak?Gw? gw bukan perokok, jadi sebenernya gak terlalu perduli atas masalah ini hahahaks..
nb: gw bukan ingin menjelek2an suatu produk, cuma melihatnya secara objektif, jadi maaf-maaf ya kalo ada salah-salah kata :)
Source: Diambil dari sini dan dari sini.
Subscribe to:
Posts (Atom)



